Tampil Gemilang, Emil Audero Tuai Pujian Pelatih Cremonese

Kini Cremonese berada di peringkat ketiga dengan tujuh poin dari tiga pertandingan

DEPOKPOS – Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, tampil luar biasa saat timnya Cremonese menghadapi Verona pada lanjutan Liga Italia di Stadion Marc Antonio Bentegodi, Senin (15/9) malam.

Cremonese yang menang dalam dua laga sebelumnya, atas AC Milan dan Sassuolo, mengalami kesulitan mengembangkan permainan pada laga melawan Verona.

Bacaan Lainnya

Selama 90 menit, Verona melepas 20 tembakan yang sembilan di antaranya mengarah ke gawang. Emil pun melakukan sembilan penyelamatan yang membuat Cremonese terhindar dari kekalahan.

Emil bahkan harus melakukan penyelamatan pada menit akhir lantaran ada kesalahan yang dilakukan salah satu pemain Cremonese dan membuat Amin Sarr punya kesempatan melepas tendangan ke arah gawang.

Tuai Pujian Pelatih

Pelatih Davide Nicola meyakini Emil merupakan sosok vital tim, namun ia tak mau berlebihan menyanjung mantan pemain Sampdoria itu.

“Dia adalah penjaga gawang kami dan dipilih karena kami pikir dia aset penting bagi kami. Akan ada pertandingan lain di mana pemain lain akan tampil baik.”

“Audero adalah pemain Cremonese, dia luar biasa dan sangat membantu kami. Malam ini dia menghadirkan nilai tambah, tetapi tidak pernah ada satu orang yang bisa melakukan segalanya sendiri,” ucap Nicola dikutip dari situs resmi klub.

Cremonese Masih di 3 Besar

Laga melawan Verona merupakan kali pertama Cremonese seri dan Emil mencatatkan clean sheet. Pada dua laga sebelumnya klub promosi itu menang 2-1 atas AC Milan dan mengalahkan Sassuolo 3-2.

Kini Cremonese berada di peringkat ketiga dengan tujuh poin dari tiga pertandingan.

“Tentunya saya hanya bisa berterima kasih kepada para pemain atas apa yang mereka lakukan selama latihan. Kami tahu penampilan kami, potensi kami, dan ajang yang kami hadapi. Dalam dua pertandingan terakhir, penampilan kami begitu meyakinkan, tetapi di lain hari, seperti saat ini, kami harus mengekspresikan diri kami secara berbeda,” ujar Nicola.

“Hal terpenting adalah bisa mengubah cara, memahami ada pemain yang harus berada di lapangan untuk bertumbuh. Saya senang dengan semangat yang mereka tunjukkan,” tukas Nicola.

Pos terkait