DEPOK – Pedagang kecil yang menjual bahan pokok di Pasar Musi, Sukmajaya, Kota Depok, mengaku merugi setelah viral berita takaran minyak goreng kemasan Minyakita dikurangi takarannya
Didin (70) mengaku stok minyak yang dibelinya sebelum bulan puasa masih belum habis. Dia biasanya mampu menjual sekitar 7-8 liter Minyakita dalam sehari, namun kini ia kesulitan untuk menjual satupun.
“Sejak beritanya viral, ya gitu, enggak ada yang laku minyaknya,” ujarnya, Jum’at (14/3/2025).
Harga Minyakita yang dibeli dari agen sudah mencapai Rp 17.000 per liter. Didin menyebut bahwa ia mengalami kerugian sejak dua minggu terakhir.
“Padahal dari harga beli yang Rp 17.000, saya jual cuma Rp 18.000 doang, ambil untung seribu, belum kantong plastiknya,” ungkap Didin.
Dia menyebut, minyak goreng merek lain kini menjadi solusi yang lebih aman demi keuntungan penjualannya di pasar.
“Ngabisin Minyakita yang ada aja, nggak mau jual lagi. Pindah ke merek lain yang lebih pasti dan aman,” pungkasnya.
