<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Minyakita Arsip - FWJI News</title>
	<atom:link href="https://fwjinews.com/tag/minyakita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://fwjinews.com/tag/minyakita/</link>
	<description>Forum Wartawan Jaya Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Mar 2025 09:14:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://fwjinews.com/go/wp-content/uploads/2025/08/cropped-fwji-32x32.png</url>
	<title>Minyakita Arsip - FWJI News</title>
	<link>https://fwjinews.com/tag/minyakita/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Minyakita Tak Dilirik Pembeli, Pedagang di Depok Merugi</title>
		<link>https://fwjinews.com/minyakita-tak-dilirik-pembeli-pedagang-di-depok-merugi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Mar 2025 09:14:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Minyakita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=84377</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOK &#8211; Pedagang kecil yang menjual bahan pokok di Pasar Musi, Sukmajaya, Kota Depok, mengaku&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://fwjinews.com/minyakita-tak-dilirik-pembeli-pedagang-di-depok-merugi/">Minyakita Tak Dilirik Pembeli, Pedagang di Depok Merugi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://fwjinews.com">FWJI News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Pedagang kecil yang menjual bahan pokok di Pasar Musi, Sukmajaya, Kota Depok, mengaku merugi setelah viral berita takaran minyak goreng kemasan Minyakita  dikurangi takarannya</p>
<p>Didin (70) mengaku stok minyak yang dibelinya sebelum bulan puasa masih belum habis. Dia biasanya mampu menjual sekitar 7-8 liter Minyakita dalam sehari, namun kini ia kesulitan untuk menjual satupun.</p>
<p>“Sejak beritanya viral, ya gitu, enggak ada yang laku minyaknya,” ujarnya, Jum&#8217;at  (14/3/2025).</p>
<p>Harga Minyakita yang dibeli dari agen sudah mencapai Rp 17.000 per liter. Didin menyebut bahwa ia mengalami kerugian sejak dua minggu terakhir.</p>
<p>“Padahal dari harga beli yang Rp 17.000, saya jual cuma Rp 18.000 doang, ambil untung seribu, belum kantong plastiknya,” ungkap Didin.</p>
<p>Dia menyebut, minyak goreng merek lain kini menjadi solusi yang lebih aman demi keuntungan penjualannya di pasar.</p>
<p>&#8220;Ngabisin Minyakita yang ada aja, nggak mau jual lagi. Pindah ke merek lain yang lebih pasti dan aman,” pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://fwjinews.com/minyakita-tak-dilirik-pembeli-pedagang-di-depok-merugi/">Minyakita Tak Dilirik Pembeli, Pedagang di Depok Merugi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://fwjinews.com">FWJI News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://cdn.ngopibareng.id/uploads/2023/2023-02-13/minyakita-masih-dijual-lebih-dari-rp14-ribu-di-pasar-surabaya--thumbnail-834" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Kurangi Isi Kemasan, Pabrik MinyaKita di Depok Pindah ke Karawang</title>
		<link>https://fwjinews.com/kurangi-isi-kemasan-pabrik-minyakita-di-depok-pindah-ke-karawang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2025 02:42:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Minyakita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=83872</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOK &#8211; Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, PT Artha Eka Global Asia (Aega) terbukti&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://fwjinews.com/kurangi-isi-kemasan-pabrik-minyakita-di-depok-pindah-ke-karawang/">Kurangi Isi Kemasan, Pabrik MinyaKita di Depok Pindah ke Karawang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://fwjinews.com">FWJI News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, PT Artha Eka Global Asia (Aega) terbukti melanggar aturan ketentuan takaran minyak goreng rakyat atau MinyaKita.</p>
<p>Pemerintah pun telah memberikan sanksi tegas dengan menutup pabriknya yang berada di Depok, Jawa Barat dan pindah ke Karawang.</p>
<p>&#8220;Ya, pada 7 Maret 2025, kita ke Jalan Tole Iskandar di Depok, tetapi perusahaan itu sudah tutup. Nah, kemudian kita selidiki, sekarang ketemu perusahaannya pindah di Karawang,&#8221; ujar Budi dikutip Selasa (11/3).</p>
<p>Budi menyampaikan saat ini Kemendag Satgas Polri terus melakukan penyelidikan terhadap kecurangan yang dilakukan PT Aega.</p>
<p>Lebih lanjut, kata Mendag, pihaknya masih menunggu hasil laporan dari PKTN dan satgas Polri.</p>
<p>&#8220;Yang di Jalan Tole Iskandar itu kan sudah tutup, kami juga menunggu update-nya,&#8221; katanya.</p>
<p>Budi memastikan produk-produk MinyaKita yang tidak sesuai dengan takaran akan ditarik dari pasaran agar tidak merugikan konsumen.</p>
<p>Kemendag juga akan semakin masif dalam melakukan pengawasan terhadap produsen-produsen maupun pabrik-pabrik Minyakita.</p>
<p>&#8220;Ke depan kita akan semakin banyak melakukan pengawasan ya. Sebenarnya kita itu juga rutin melakukan pengawasan, makanya kenapa kita saat itu langsung ke lokasi di Jalan Tole Iskandar. Karena kami memang dari awal sudah dapat informasi dan sudah melakukan pengawasan ke lapangan,&#8221; ucap Mendag.</p>
<p>Sebelumnya saat sidak ke Pasar Lenteng Agung Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menemukan MinyaKita yang tidak sesuai aturan dan di atas harga eceran tertinggi (HET).</p>
<p>Bahkan ditemukan juga produk Minyakita yang tidak sesuai dengan isi takaran. Hal ini terbukti sebuah pelanggaran berat.</p>
<p>Minyak tersebut diproduksi oleh PT Artha Eka Global Asia, Koperasi Produsen UMKM Koperasi Terpadu Nusantara (KTN), dan PT Tunasagro Indolestari.</p>
<p>Artikel <a href="https://fwjinews.com/kurangi-isi-kemasan-pabrik-minyakita-di-depok-pindah-ke-karawang/">Kurangi Isi Kemasan, Pabrik MinyaKita di Depok Pindah ke Karawang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://fwjinews.com">FWJI News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://static.promediateknologi.id/crop/79x78:1303x798/750x500/webp/photo/p1/946/2025/03/11/pabrik-minyak-961199187.jpeg" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
