Di tahun 2024, jumlah kasus baru HIV tembus di angka 405 kasus
DEPOK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok merilis data kasus HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) tahun 2018 hingga Desember 2024.
Berdasarkan data Dinkes Kota Depok, pengidap kasus HIV di Kota Depok tembus di atas seratus dalam tujuh tahun ke belakang.
Sedangkan, kasus AIDS di Kota Depok tergolong stagnan.
Di tahun 2024, jumlah kasus baru HIV tembus di angka 405 kasus dan penderita AIDS mencapai 10 orang.
Kasus HIV pada 2024 mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun 2023 yang menembus angka 435 pasien dengan kasus AIDS, 3 orang.
Sedangkan di tahun 2022, jumlah kasus HIV ada di angka 327 dan AIDS mencapai 16 kasus.
Kemudian, angka HIV tahun 2021 mencapai 199 kasus dengan pengidap AIDS 17 orang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Depok Uni Zakiati menjelaskan, pengidap HIV tersebut tidak semuanya ber-KTP Kota Depok.
“Data kasus HIV Kota Depok tahun 2024, jumlah kasus baru 405. Sebanyak 124 non KTP Depok dan 281 KTP Depok,” kata Umi, dilansir tribunnews, Jumat (14/3/2025).
Umi menjelaskan, sebaran kasus HIV berdasarkan populasi terbanyak menimpa golongan lelaki seks dengan lelaki (LSL) atau homoseksual yang mencapai 118 kasus.
Selanjutnya, penderita TBC yang terkena HIV mencapai 79 kasus, populasi risiko tinggi 35 kasus, dan ibu hamil 15 kasus.
“Penderita IMS (Infeksi Menular Seksual) 7, penjaja seks 4, waria 1, dan warga binaan pidana 1,” jelas Umi.
Agar tidak tertular HIV/AIDS, Umi meminta masyarakat memahami penularannya dan tidak melakukan perilaku yang berisiko.
“Harus paham cara penularan HIV dan tidak berperilaku berisiko,” ujarnya.
