Persiapkan Anak-Anak Untuk Menjadi Penghafal Al-Qur’an, Pelopor Kepedulian Helat Opening Ceremonial STC 2022

Pelopor Kepedulian mengadakan Opening Ceremonial Smart Tahfidz Camp (STC) 2022 di Telaga Seafood, BSD, pada Rabu (30/11).

Acara ini merupakan pembuka untuk menyambut pelaksanaan Smart Tahfidz Camp (STC) 2022 yang
dilaksanakan untuk memfasilitasi para donatur dan sponsor Pelopor Kepedulian untuk mengadakan kegiatan gathering dan silaturahmi guna memperkuat ikatan antara donatur dan lembaga. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid menggunakan zoom meeting online.

Acara ini diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan tilawah dan sari tilawah oleh peserta Smart Tahfidz Camp yaitu Alvin Faiz dan Rahma. Suasana harmonis semakin tercipta dengan alunan musik religi yang diisi oleh Witta Ajja and Band.

Miftahuddin selaku Direktur Pelopor Kepedulian menyampaikan ucapan terimakasih kepada para mitra dan donatur yang membantu menyukseskan Opening Ceremonial Smart Tahfidz Camp (STC) 2022.

“Program ini merupakan program pendidikan yang telah berjalan setiap tahun yang mana pada saat ini telah memasuki batch 9. Program ini dilaksanakan dengan tujuan yang mulia yaitu untuk membentuk akhlakul karimah pada anak-anak dan menambah kecintaan anak-anak pada Al-Quran. Terima kasih kepada para donatur terkhusus Haleyora Power, Sinar Mas Land, dan mitra lainnya,” jelasnya.

Opening Ceremonial dihadiri oleh stakeholder dari Kementerian Agama, BAZNAS, dan MUI Tangerang Selatan. Tarjuni menyampaikan bahwa dirinya sangat mendukung dan mengapresiasi program Smart Tahfidz Camp. Sebab, baru ini dirinya menemukan program tahfidz yang dikemas dalam Camp.

“Pelopor Kepedulian telah melahirkan program islami yang sangat baik, seperti Smart Tahfidz Camp ini. Mudah-mudahan kedepannya program ini semakin maju, dan banyak menarik minat masyarakat khususnya di Tangerang Selatan bahkan sampai seluruh Indonesia,” tutur Kabid Keuangan BAZNAS ini.

Apresiasi juga disampaikan oleh Suhardi, selaku Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan. Dirinya mendoakan semoga kedepannya Pelopor Kepedulian adakan Smart Tahfidz Camp untuk kalangan dewasa dan lansia.

Acara spektakuler ini diakhiri dengan Talk Show Hasbi As Sidqi bersama bintang tamu David Chalik yang merupakan seorang Aktor dan Pendakwah nasional. Moment mengharukan tercipta ketika David Chalik bercerita tentang bagaimana menanamkan motivasi dalam diri agar tetap selalu semangat dalam menuntut ilmu.

“Adik-adik tentu sangat menyayangi kedua orangtua kan? Maka dari itu jadikanlah kecintaan terhadap orang tua menjadi motivasi terbesar agar diakhirat nanti bisa memberikan mahkota dan jubah emas untuk orangtua sebagai bukti cinta dengan takwa.” Jelas David.

David juga mengajak saudara-saudara untuk bersama mendukung kegiatan Smart Tahfidz Camp dengan berdonasi untuk adik-adik penghafal Al-Qur’an atau mendaftarkan anak-anak dalam acara ini agar liburan lebih bermanfaat dengan healing bersama Qur’an.

Smart Tahfidz Camp menurut Ustadz David Chalik

Kemudian selanjutnya adalah sesi live talkshow yang disampaikan oleh ustadz David Chalik. Pada sesi live talkshow ini beliau menyampaikan beberapa hal.

Pertama adalah mengenai bagaimana cara mendidik anak yang benar dan tepat yaitu dengan jangan pernah marah-marah atau “ngomel” ke anak-anak. Sebab jika begitu anak-anak tidak pernah akan mau belajar seutuhnya. Ajarilah dengan cara-cara yang baik dan menarik. Sebagai contoh ketika sholat berjamaah di masjid, pasti akan ada saja anak-anak yang teriak-teriak dan berisik yang akhirnya terkadang menyebabkan anak-anak dimarahi. Nah hal ini yang salah, seharusnya kita bisa mengingatkan secara baik-baik. Bahkan sewaktu saya kecil dulu dalam konteks kejadian yang sama seperti ini saya dan teman-teman saya karena suka teriak-teriak sewaktu mengaji maka guru ngaji saya justru malah mengajak kita untuk adzan di masjid. Hal-hal seperti inilah yang seharusnya bisa kita lakukan.

Kedua adalah terkait bagaimana urgensi pentingnya tahfidz di tengah-tengah masyarakat saat ini? Anak-anak itu seperti selembar kertas putih kosong yang akan terbentuk berdasarkan apa yang diajarkan olehnya sewaktu dari kecil. Maka dari itu, kita harus menyiapkan anak-anak kita dengan baik sebab masa depan ada ditangan anak-anak. Dengan demikian, kita harus menyiapkan anak-anak ini untuk menjadi seorang insan yang terbaik salah satunya menjadi seorang tahfidz Quran karen di dalam Al-Quran banyak terkandung hal baik. Selain itu , kita pun tidak pernah tahu bahwa anak-anak ini dimasa depan akan menjadi orang-orang besar yang akan memimpin negeri ini dan kita semua menjadi bagian dari kepemimpinan itu.

Lalu yang ketiga, bagaimana tips dan trik memotivasi anak-anak dalam menuntut ilmu dan menjadi hafidz Qur’an?. Menuntut ilmu sewaktu kecil adalah hal yang lebih mudah jika di bandingkan sewaktu besar. Sebab daya tangkap dan daya ingat mereka lebih tajam sehingga mampu menyerap ilmu lebih banyak. Terlebih lagi dalam menghafal ayat suci Al-Quran. Meski banyak hambatan yang didapat tetapi pastinya akan ada sesuatu yang terbaik menunggu. Karena Allah sendiri lah yang menunjukkan betapa mulianya para penghafal Al-Quran/tahfidz ini sebab nantinya di akhirat dia dapat memberikan jubah kebesaran bagi orang tuanya.

Pos terkait