<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Virus HMPV &#8211; FWJI News</title>
	<atom:link href="https://fwjinews.com/tag/virus-hmpv/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://fwjinews.com</link>
	<description>Forum Wartawan Jaya Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Jan 2025 19:45:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://fwjinews.com/go/wp-content/uploads/2025/08/cropped-fwji-32x32.png</url>
	<title>Virus HMPV &#8211; FWJI News</title>
	<link>https://fwjinews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dinkes Depok: Virus HMPV Berbeda dengan Virus Covid-19, Tak Perlu Panik!</title>
		<link>https://fwjinews.com/dinkes-depok-virus-hmpv-berbeda-dengan-virus-covid-19-tak-perlu-panik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jan 2025 19:45:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Virus HMPV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=82189</guid>

					<description><![CDATA[Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, virus HMPV sudah ada sejak tahun 2001.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, virus HMPV sudah ada sejak tahun 2001</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak panik dalam menghadapi potensi penyebaran virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang saat ini tengah merebak di China.</p>
<p>Terlebih, sejumlah informasi muncul bahwa virus ini mirip dengan Covid-19, yang sempat membuat situasi dunia menjadi pandemi pada 2020 lalu.</p>
<p>Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, virus HMPV sudah ada sejak tahun 2001.</p>
<p>Adapun sifatnya mirip dengan flu yang dapat menyerang semua individu termasuk kelompok rentan seperti anak kecil, lansia, dan orang yang memiliki kekebalan tubuh rendah atau komorbid.</p>
<p>&#8220;Tentunya virus ini berbeda dengan virus Covid-19, jadi masyarakat tidak perlu panik dan tetap tenang,&#8221; tuturnya, Jumat (10/01/25).</p>
<p>Dikatakan Mary, gejala virus ini mirip dengan gejala flu biasa, seperti demam, hidung tersumbat, sakit tenggorokan dan sesak nafas.</p>
<p>Untuk anak kecil, tambahnya, biasanya disertai dengan mual, muntah, dan sakit perut.</p>
<p>Dalam hal ini, Mary menjelaskan, penularan virus HMPV serupa dengan virus lainnya.</p>
<p>Yaitu, melalui percikan air liur atau droplet, saat batuk atau bersin, bersentuhan langsung atau bersalaman, menyentuh permukaan yang terkontaminasi dari individu yang telah terinfeksi.</p>
<p>&#8220;Adapun untuk masa inkubasi virus ini diperkirakan 3 sampai 6 hari,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Mary mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan.</p>
<p>Apabila muncul gejala dapat segera berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.</p>
<p>&#8220;Walaupun HMPV ini tidak berbahaya, kita tetap harus ada waspada dan menjaga kesehatan. Jika mengalami gejalanya dapat mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat,&#8221; tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://prokalteng.jawapos.com/wp-content/uploads/2025/01/Virus-HMPV.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
