<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TBC Arsip - FWJI News</title>
	<atom:link href="https://fwjinews.com/tag/tbc/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://fwjinews.com/tag/tbc/</link>
	<description>Forum Wartawan Jaya Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Nov 2025 10:25:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://fwjinews.com/go/wp-content/uploads/2025/08/cropped-fwji-32x32.png</url>
	<title>TBC Arsip - FWJI News</title>
	<link>https://fwjinews.com/tag/tbc/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tercatat 81 Ribu Kasus TBC di Jawa Barat, Tercatat 4.763 TB dan 1.165 Pasien HIV</title>
		<link>https://fwjinews.com/tercatat-81-ribu-kasus-tbc-di-jawa-barat-tercatat-4-763-tb-dan-1-165-pasien-hiv/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 10:25:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[TBC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fwjinews.com/?p=92027</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG &#8211; Provinsi Jawa Barat kembali mencatat alarm keras soal tuberkulosis (TBC). Dalam audiensi Wakil&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://fwjinews.com/tercatat-81-ribu-kasus-tbc-di-jawa-barat-tercatat-4-763-tb-dan-1-165-pasien-hiv/">Tercatat 81 Ribu Kasus TBC di Jawa Barat, Tercatat 4.763 TB dan 1.165 Pasien HIV</a> pertama kali tampil pada <a href="https://fwjinews.com">FWJI News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG</strong> &#8211; Provinsi Jawa Barat kembali mencatat alarm keras soal tuberkulosis (TBC). Dalam audiensi Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr. Benjamin Paulus Oktavianus (dr. Benny) dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung Sate,</p>
<p>Terungkap bahwa 81.864 kasus TBC sudah ditemukan hanya dalam lima bulan pertama 2025.</p>
<p>Angka ini bagian dari estimasi 234 ribu kasus TBC yang membayangi provinsi berpenduduk terbesar di Indonesia.</p>
<p>dr. Benny menegaskan kunci percepatan ada pada penemuan kasus aktif di lapangan.</p>
<p>“Pertemuan ini menyoroti kebutuhan untuk memperkuat penemuan kasus aktif (ACF), pemerataan penggunaan mobile X-ray dan TCM, serta pentingnya penanganan stigma yang masih melekat pada TB dan kusta,” katanya.</p>
<p>Ia juga memuji upaya Pemprov Jabar yang memperkuat layanan primer dan meningkatkan kapasitas puskesmas. Menurutnya, strategi berbasis komunitas ini harus semakin agresif agar penemuan kasus tidak lagi tertinggal dari estimasi beban TBC di lapangan.</p>
<p>Dikutip dari Laman Kemenkes, Minggu (16/11/2025) Jawa Barat mencatat 4.763 pasien TB dengan Diabetes Mellitus (DM) dan 1.165 pasien dengan HIV, dengan angka kematian mencapai 2.294 jiwa. Angka ini memperkuat posisi Jabar sebagai episentrum TBC nasional.</p>
<p>Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk menggerakkan seluruh kabupaten/kota.</p>
<p>&#8220;Pemprov Jabar tengah menyiapkan pengumuman resmi kepada seluruh masyarakat Jawa Barat sebagai bentuk ajakan bersama untuk meningkatkan kewaspadaan, memanfaatkan layanan skrining, dan memperkuat peran masyarakat dalam mendukung keberhasilan pengobatan,” ujarnya.</p>
<p>Ia juga mengundang Wamenkes untuk hadir dalam kegiatan lapangan provinsi dalam waktu dekat. Menurutnya, momentum ini akan menjadi dorongan besar untuk menyatukan langkah menghadapi TBC dan kusta secara terpadu.</p>
<p>Tak berhenti di situ, Dedi mengumumkan rencana kunjungan incognito ke sejumlah puskesmas.</p>
<p>&#8220;Hasil kunjungan ini akan menjadi dasar perbaikan layanan dan penyempurnaan strategi provinsi,” kata Dedi.</p>
<p>Sementara itu, capaian pengobatan TBC di Jawa Barat masih tertinggal. Keberhasilan terapi TBC Sensitif Obat baru mencapai 80 persen dari target nasional 90 persen.</p>
<p>Untuk TBC resisten obat, baru 1.063 kasus yang tertangani dari target 2.866, menunjukkan kesenjangan besar yang harus segera dibereskan. Beban TBC juga diperparah komorbid. (B. Karmila)</p>
<p>Artikel <a href="https://fwjinews.com/tercatat-81-ribu-kasus-tbc-di-jawa-barat-tercatat-4-763-tb-dan-1-165-pasien-hiv/">Tercatat 81 Ribu Kasus TBC di Jawa Barat, Tercatat 4.763 TB dan 1.165 Pasien HIV</a> pertama kali tampil pada <a href="https://fwjinews.com">FWJI News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://dinkes.acehbaratdayakab.go.id/thumbnail/700x0/media/2025.11/17633043566919e3a493c0b3_082784821.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Waspada! Daerah Jawa Barat Memiliki 180 Ribu Kasus TBC, Termasuk 2.000 Kasus Resisten Obat</title>
		<link>https://fwjinews.com/waspada-daerah-jawa-barat-memiliki-180-ribu-kasus-tbc-termasuk-2-000-kasus-resisten-obat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 10:47:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[TBC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fwjinews.com/?p=91915</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat komitmennya dalam upaya eliminasi tuberkulosis (TBC) melalui kampanye TOSS&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://fwjinews.com/waspada-daerah-jawa-barat-memiliki-180-ribu-kasus-tbc-termasuk-2-000-kasus-resisten-obat/">Waspada! Daerah Jawa Barat Memiliki 180 Ribu Kasus TBC, Termasuk 2.000 Kasus Resisten Obat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://fwjinews.com">FWJI News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat komitmennya dalam upaya eliminasi tuberkulosis (TBC) melalui kampanye TOSS TBC (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) yang digelar di area Car Free Day Kabupaten Bogor.</p>
<p>Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menekankan kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan.</p>
<p>“Everything is nothing tanpa kesehatan. Walaupun kesehatan bukan segala-galanya, tapi tanpa kesehatan, yang lainnya tidak ada artinya,” ujarnya.</p>
<p>Herman menjelaskan, dalam laman Kemenkes pada Minggu, bahwa Jawa Barat saat ini memiliki sekitar 180 ribu kasus TBC, termasuk 2.000 kasus resisten obat, yang menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya menemukan setiap kasus dan memastikan pengobatan tuntas.</p>
<p>“Yang sudah ditemukan, pastikan diobati 100%. Tidak boleh ada satu pun yang tidak diobati. Ini tanggung jawab kita semua, mulai dari provinsi, kabupaten, puskesmas, hingga desa,” tegasnya.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, dr. Vini Adiani Dewi, menambahkan bahwa kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya TBC dan pentingnya dukungan sosial agar penderita tidak mengalami stigma.</p>
<p>“Mari kita implementasikan gerakan TOSS TBC dan hilangkan stigma terhadap penderita. Bersama, kita wujudkan Indonesia bebas TBC 2030,” ujarnya.</p>
<p>Kegiatan kampanye menghadirkan edukasi kesehatan, pemeriksaan gratis, dan berbagai kegiatan interaktif yang melibatkan tenaga kesehatan, kader, organisasi profesi, serta masyarakat umum. Upaya ini sejalan dengan visi “Jawa Barat Istimewa dan Indonesia Emas 2045”, di mana masyarakat sehat menjadi syarat utama menuju negara maju. (B. Karmila)</p>
<p>Artikel <a href="https://fwjinews.com/waspada-daerah-jawa-barat-memiliki-180-ribu-kasus-tbc-termasuk-2-000-kasus-resisten-obat/">Waspada! Daerah Jawa Barat Memiliki 180 Ribu Kasus TBC, Termasuk 2.000 Kasus Resisten Obat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://fwjinews.com">FWJI News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://fwjinews.com/go/wp-content/uploads/2025/11/1-5-1.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
