<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sampah &#8211; FWJI News</title>
	<atom:link href="https://fwjinews.com/tag/sampah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://fwjinews.com</link>
	<description>Forum Wartawan Jaya Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Mar 2025 03:00:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://fwjinews.com/go/wp-content/uploads/2025/08/cropped-fwji-32x32.png</url>
	<title>Sampah &#8211; FWJI News</title>
	<link>https://fwjinews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kelurahan Duser Bakal jadi Proyek Percontohan Pengelolaan Sampah di Depok</title>
		<link>https://fwjinews.com/kelurahan-duser-bakal-jadi-proyek-percontohan-pengelolaan-sampah-di-depok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2025 03:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=84538</guid>

					<description><![CDATA[DEPOK &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menetapkan Kelurahan Duren Seribu (Duser) sebagai proyek percontohan dalam&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menetapkan Kelurahan Duren Seribu (Duser) sebagai proyek percontohan dalam pengelolaan sampah.</p>
<p>Hal tersebut diungkapkan oleh Walikota Depok, Supian Suri, dalam acara Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Jami Nurul Hidayah, Kelurahan Duren Seribu RW4, Senin kemarin.</p>
<p>Menurut Supian Suri, masyarakat Duren Seribu telah menunjukkan komitmen kuat dalam menangani sampah secara mandiri tanpa harus membuangnya ke luar wilayah.</p>
<p>Sejumlah program telah berjalan di kelurahan ini, seperti pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot, produksi pupuk kompos, serta optimalisasi bank sampah.</p>
<p>&#8220;Sampah organiknya dikelola untuk budidaya maggot dan pembuatan pupuk, sementara bank sampah sudah berjalan dengan baik. Kini, kita mencari solusi untuk residu sampah agar pengelolaan semakin optimal,&#8221; ujar Supian Suri.</p>
<p>Untuk memastikan keberhasilan program ini, Supian meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok bekerja sama dengan warga mencari solusi terbaik.</p>
<p>Jika proyek ini berhasil, metode pengelolaan sampah di Duren Seribu akan diterapkan di kelurahan lain di Depok demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.</p>
<p>Pemerintah berharap langkah ini menjadi solusi jangka panjang dalam menangani permasalahan sampah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2024/07/10/IMG-20240709-WA0030_copy_1600x1242.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Warga RW 02 Cipayung Jaya Sukses Olah Sampah 2,2 Ton per Bulan</title>
		<link>https://fwjinews.com/warga-rw-02-cipayung-jaya-sukses-olah-sampah-22-ton-per-bulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 03:36:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=83569</guid>

					<description><![CDATA[DEPOK &#8211; Warga RW 02 Cipayung Jaya berhasil mengolah sampah hingga 2,2 ton per bulan.&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Warga RW 02 Cipayung Jaya berhasil mengolah sampah hingga 2,2 ton per bulan. Ini merupakan salah satu upaya dalam mengurangi sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.</p>
<p>Ketua RT 04 RW 02 Perumahan Green Le Mirage Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Sutarto mengatakan, program ini telah berjalan sejak 2 November 2024 dan mendapat dukungan dari pengurus RT serta lembaga terkait.</p>
<p>&#8220;Pengolahan sampah dilakukan secara rutin dengan sistem pengumpulan, setiap dua hari sekali. Dalam periode tersebut, warga bisa mengumpulkan sekitar 150 kilogram (kg) sampah, terdiri dari 100 kg sampah organik dan 50 kg sampah anorganik, sehingga jika dijumlahkan dalam satu bulan, dapat mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA sekitar 2,2 ton,&#8221; ujarnya, Rabu (26/02/25).</p>
<p>Dikatakan Sutarto, pihaknya bersama pengurus terus melakukan sosialisasi dengan door-to-door agar warga dapat mengolah sampah secara mandiri.</p>
<p>&#8220;Kami juga membagikan plastik khusus sampah kepada warga. Sistem pengelolaan sampah yang diterapkan, mengharuskan warga memilah sampah di rumah masing-masing. Tim kebersihan kemudian mengambil sampah dan memasukkannya ke ember khusus untuk pemisahan lebih lanjut,&#8221; katanya.</p>
<p>Dengan adanya program ini, warga berharap agar pemerintah, terutama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DHLK), dapat memberikan dukungan lebih, termasuk penyediaan fasilitas tambahan seperti ember khusus untuk memilah sampah.</p>
<p>&#8220;Kami juga ingin warga bisa lebih disiplin dalam mengelola sampah, sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan tertata. Maka, kami harap, adanya pendampingan dan edukasi lebih lanjut dari pemerintah agar program ini dapat berjalan lebih optimal,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Dengan keberlanjutan program ini, mudah-mudahan RW 02 Cipayung Jaya dapat menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang efektif dan ramah lingkungan,&#8221; tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://berita.depok.go.id/storage/posts//mHJpw65euwxf5C3qg58YIHlRD30oP6qeo9NeQWY1.webp" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>TPPAS Lulut Nambo Bakal Dibuka Juni 2024, Sampah Depok Aman!</title>
		<link>https://fwjinews.com/tppas-lulut-nambo-bakal-dibuka-juni-2024-sampah-depok-aman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 May 2024 11:31:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[JABOTABEK]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[TPPAS Lulut Nambo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=68881</guid>

					<description><![CDATA[DEPOKPOS &#8211; Warga Depok bisa sedikit bernafas lega, pasalnya Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Warga Depok bisa sedikit bernafas lega, pasalnya Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, bakal segera dibuka pada Juni 2024 Ini.</p>
<p>Seperti diketahui, Depok mengalami kirisis sampah beberapa hari terakhir dampak dari overload-nya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.</p>
<p>Persoalan sampah ini tampaknya sebentar lagi akan teratasi dengan akan segera beroperasinya Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.</p>
<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman, mengatakan TPPAS Lulut Nambo rencananya akan beroperasi bulan Juni 2024 mendatang.</p>
<p>&#8220;Saat ini minimal total kapasitasnya di TPPAS sebesar 50 ton, tetapi masih kita upayakan untuk lebih besar,&#8221; kata Herman saat memantau langsung uji coba TPPAS Lulut Nambo, (17/5/2024).</p>
<p>&#8220;TTPAS ini harus diakselerasi untuk mengantisipasi pengelolaan sampah di beberapa kabupaten/kota seperti Kota Tangerang Selatan, Kota Depok, Kabupaten Bogor dan Kota Bogor,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dengan akselerasi ini, dia berharap bulan Juni 2024 TPPAS Lulut Nambo mulai operasional.</p>
<p>&#8220;Mari kita bahu-membahu untuk menyukseskan berjalannya TPPAS Lulut Nambo ini,&#8221; ucap Herman.</p>
<p>Saat ini TPPAS Nambo sedang dilakukan uji coba untuk memastikan kesiapan dan mengetahui kendala sehingga siap beroperasi tepat waktu.</p>
<p>&#8220;Hari ini kita mulai uji coba terakhir, kurang lebih 50 ton sampah kami kelola untuk jadi Biomass dan RDF,&#8221; bebernya.</p>
<p>Hasil pengolahan (output) sampah ini bisa diserap untuk kebutuhan perusahaan. Salah satunya adalah PT. Indocement.</p>
<p>&#8220;Kita usahakan hasil dari pengelolaan sampah ini harganya bisa bagus agar dapat menjamin keberlangsungan TPPAS ini. Ini bentuk kerja sama antara pemerintah dan swasta dalam pengelolaan sampah,&#8221; tutur Herman</p>
<p>Herman berharap TPPAS ini bisa berjalan sukses untuk kepentingan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Ini sebagai bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat, salah satunya dengan mengelola sampah,&#8221; tandas Herman.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://inilahonline.com/wp-content/uploads/2019/11/TPPAS-Lulut-Nambo-1.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
