<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sampah Depok &#8211; FWJI News</title>
	<atom:link href="https://fwjinews.com/tag/sampah-depok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://fwjinews.com</link>
	<description>Forum Wartawan Jaya Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Apr 2025 06:40:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://fwjinews.com/go/wp-content/uploads/2025/08/cropped-fwji-32x32.png</url>
	<title>Sampah Depok &#8211; FWJI News</title>
	<link>https://fwjinews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ade Firmansyah Kritisi Draft Raperda Persampahan</title>
		<link>https://fwjinews.com/ade-firmansyah-kritisi-draft-raperda-persampahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2025 06:40:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Depok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=85611</guid>

					<description><![CDATA[Anggota Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) Cilodong-Tapos itu menyoroti pentingnya transformasi kelembagaan agar pengelolaan persampahan tidak sekadar normatif]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Anggota Fraksi PKS menyoroti pentingnya transformasi kelembagaan agar pengelolaan persampahan tidak sekadar normatif</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Pengelolaan Persampahan di DPRD Kota Depok, Ade Firmansyah memberikan sejumlah catatan strategis dan subtansi dan kelembagaan draf Raperda yang diajukan Pemkot Depok</p>
<p>Catatan tersebut dikatakan Ade Firmansyah menjadi sorotan dalam rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang berlangsung pada pekan kedua April 2025.</p>
<p>Ade Firmansyah yang juga anggota Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) Cilodong-Tapos itu menyoroti pentingnya transformasi kelembagaan agar pengelolaan persampahan tidak sekadar normatif, tetapi berorientasi pada hasil dan keberlanjutan.</p>
<p>“Kalau kita ingin Raperda ini menjawab tantangan zaman, maka kelembagaan pengelola sampah harus bertransformasi, tidak cukup hanya unit struktural dalam OPD yang ada. Kita perlu dorong hadirnya Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) atau bentuk kelembagaan fungsional lainnya yang adaptif dan mandiri secara operasional,” tegas Ade. Senin (14/04/25).</p>
<p>Ia juga menyoroti beberapa substansi yang masih lemah dalam draf Raperda, seperti belum adanya pengaturan rinci mengenai pengurangan sampah dari sumbernya, peran pelaku usaha dalam ekonomi sirkular, hingga pengawasan terhadap kinerja Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan bank sampah.</p>
<p>Selain itu, Ade mengingatkan agar Perda ini nantinya tidak sekadar menjadi dokumen formal yang tidak berdampak, tetapi harus menjadi kerangka regulasi yang mendorong budaya bersih, partisipasi masyarakat, serta kolaborasi multipihak baik pemerintah, dunia usaha, maupun komunitas lokal.</p>
<p>“Depok ini kota besar dengan tantangan urban yang kompleks. Kalau tidak ada regulasi yang tegas dan inovatif, maka masalah sampah ini hanya akan terus menumpuk dan menjadi bom waktu,” tambahnya.</p>
<p>“Fraksi PKS berkomitmen mengawal proses penyempurnaan Raperda ini agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, relevan dengan dinamika lapangan, serta memperkuat ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kota Depok,” Imbuh nya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://berita.depok.go.id/storage/posts//hL43rgU7ohn1G31QiespGPglQ0pwq3pPrOlAPVoR.webp" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Mandiri Kelola Sampah, Warga RW 01 Meruyung Raih Penghargaan</title>
		<link>https://fwjinews.com/mandiri-kelola-sampah-warga-rw-01-meruyung-raih-penghargaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jan 2025 06:12:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Depok]]></category>
		<category><![CDATA[UI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=82262</guid>

					<description><![CDATA[Warga RW 01 Kelurahan Meruyung menerima sertifikat penghargaan RW Peduli Sampah Mandiri dari Komunitas Peduli Lingkungan Sobat Bumi (SOBI) Universitas Indonesia (UI).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Warga RW 01 Kelurahan Meruyung menerima sertifikat penghargaan RW Peduli Sampah Mandiri dari Komunitas Peduli Lingkungan Sobat Bumi (SOBI) Universitas Indonesia (UI).</p>
<p>Sertifikat penghargaan tersebut berhasil diraih berkat upaya pengelolaan sampah yang dihasilkan oleh wilayah setempat.</p>
<p>Ketua RW 01, Abdul Gani mengatakan, pihaknya melakukan pengolahan sampah secara mandiri dengan mengolah sampah organik dan anorganik serta mendaur ulang sampah menjadi barang yang bermanfaat.</p>
<p>Ini menjadi contoh keberhasilan masyarakat dalam memanfaatkan sampah tanpa bergantung pada kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, sangat bersyukur sebab kegiatan mengelola sampah secara mandiri ini mendapat perhatian dari kalangan akademis. Maka, penghargaan ini menjadi motivasi warga untuk lebih giat dalam melakukan pengolahan sampah secara mandiri tanpa bergantung dengan kegiatan pengolahan sampah yang dimotor oleh pemerintah,&#8221; ujarnya, Senin (13/01/25).</p>
<p>Hal ini tidak membuat dirinya dan masyarakat merasa puas. Dalam waktu dekat, mereka telah merancang inovasi baru dengan mengubah sampah menjadi biogas</p>
<p>Langkah ini diharapkan memberikan manfaat energi terbarukan bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>Oleh karena itu, dibutuhkan duhkungan oleh semua pihak. Terutama pemerintah berupa pengadaan pembangunan infrastruktur yang representatif untuk melakukan pengolahan sampah.</p>
<p>&#8220;Dengan dukungan yang diberikan kami yakin inovasi biogas ini dapat terealisasi dengan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://berita.depok.go.id/storage/posts//M8ccrzQCwz9n5WZV7Rj4YaDAAKn6KVRdc3V2qKud.webp" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
