<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jakarta Islamic Centre &#8211; FWJI News</title>
	<atom:link href="https://fwjinews.com/tag/jakarta-islamic-centre/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://fwjinews.com</link>
	<description>Forum Wartawan Jaya Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Jun 2025 06:29:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://fwjinews.com/go/wp-content/uploads/2025/08/cropped-fwji-32x32.png</url>
	<title>Jakarta Islamic Centre &#8211; FWJI News</title>
	<link>https://fwjinews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ribuan Jemaah Shalat Idul Adha Padati Masjid Raya Jakarta Islamic Centre</title>
		<link>https://fwjinews.com/ribuan-jemaah-shalat-idul-adha-padati-masjid-raya-jakarta-islamic-centre/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2025 06:29:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[JABOTABEK]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Islamic Centre]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fwjinews.com/?p=87043</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Sekira dua puluh ribu jemaah mengikuti shalat Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi di&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://fwjinews.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Sekira dua puluh ribu jemaah mengikuti shalat Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi di Masjid Raya Jakarta Islamic Centre (JIC) Koja, Jakarta Utara, Jumat (6/6/2025). Sebagian jemaah rela datang lebih awal untuk mendapat tempat strategis di dalam dan halaman Masjid Raya JIC.</p>
<p>Menurut Kepala Divisi Takmir Masjid Raya JIC, KH Ibnu Abidin, Lc jumlah jemaah shalat Idul Adha biasanya lebih banyak dari shalat Idul Fitri. &#8220;Karena memang tidak banyak yang pulang kampung, sehingga mereka shalat Idul Adha di Jakarta Islamic Centre,&#8221; ungkap Kiai Ibnu Abidin kepada media usai pelaksanaan shalat Idul Adha.</p>
<p>Pada kesempatan ini, Kiai Ibnu Abidin menyampaikan jumlah hewan kurban yang diterima Masjid Raya JIC. Tercatat ada 28 ekor sapi dan 133 ekor kambing yang diterima dari para pekurban.</p>
<p>Dikatakan Kiai Ibnu Abidin, seluruh hewan kurban di Masjid Raya JIC disembelih pada Sabtu (7/6/2025). &#8220;Jumlah hewan kurban yang kami terima cukup banyak. Tetapi kadang lebih banyak orangnya. Tentu kami berupaya semaksimal mungkin untuk berbagi kepada masyarakat sekitar,&#8221; ujar Kiai Ibnu Abidin.</p>
<p>Sementara itu, khatib yang bertugas pada shalat Idul Adha di Masjid Raya JIC adalah Prof. Husnan Bey Fananie. Dalam khotbahnya Prof. Husnan menyampaikan teladan keluarga Nabi Ibrahim Alaihissalam.</p>
<p>&#8220;Setiap kali sampai momen Idul Adha, kita diingatkan kembali akan kisah Agung keluarga Ibrahim. Kisah penuh teladan bagi segenap manusia sepanjang zaman,&#8221; jelas Prof. Husnan yang merupakan cucu trimurti pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor.</p>
<p>Prof. Husnan menyampaikan kisah Nabi Ibrahim yang berulang-ulang bermimpi melaksanakan perintah untuk menyembelih anaknya Ismail Alaihissalam. Nabi Ibrahim meyakini bahwa perintah tersebut berasal dari Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala.</p>
<p>&#8220;Lalu pada tanggal 10 Zulhijjah, Nabi Ibrahim membawa Ismail untuk dikurbankan. Ismail pun bersedia, karena meyakini bahwa perintah itu datangnya dari Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala,&#8221; ungkap Prof. Husnan.</p>
<p>Singkat cerita, Allah mengganti dengan seekor kambing yang telah disediakan disamping Ibrahim. &#8220;Kisah keluarga Ibrahim telah menjadi legenda sejak lebih dari 5.000 tahun silam. Inilah kisah keluarga teladan, keluarga yang telah berhasil membangun dan menanamkan tauhid. Ibrahim, Hajar, Ismail adalah potret anggota keluarga sempurna dalam pengabdian dan penghambaan kepada Allah,&#8221; kata Prof. Husnan.</p>
<p>Maka, sudah selayaknya umat Islam meneladani kisah keluarga Ibrahim. Para orang tua memulai melakukan kebaikan dan menghindari keburukan.</p>
<p>&#8220;Para pemuda pemudi kita bisa menduplikasi perilaku mulia dari orang tua, guru, dan para pejabat publik. Alangkah indahnya hidup ini dan damainya Indonesia, jika setiap keluarga hanya menularkan kebaikan dalam perilaku sehari-seharinya,&#8221; ujar Prof. Husnan.*</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/suaraislam.id/wp-content/uploads/2025/06/idul-adha-jic.jpg?w=750&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Momentum Nuzulul Qur&#8217;an, PPIJ Luncurkan Dua Inovasi Terbaru</title>
		<link>https://fwjinews.com/momentum-nuzulul-quran-ppij-luncurkan-dua-inovasi-terbaru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 02:35:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[JABOTABEK]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Islamic Centre]]></category>
		<category><![CDATA[PPIJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=84452</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) atau dikenal dengan Jakarta Islamic Centre&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) atau dikenal dengan Jakarta Islamic Centre menggelar peringatan Nuzulul Quran 1446 Hijriah yang mengusung tema &#8216;Malam Penuh Iman Dengan Al-Quran&#8217;.</p>
<p>Panitia peringatan Nuzulul Quran mengatakan, tema tersebut sengaja diangkat sebagai pengingat bahwa Al-Quran adalah wahyu illahi yang harus diimani dan dijadikan sumber ajaran serta pedoman hidup bagi kehidupan manusia.</p>
<p>&#8220;Karena di dalamnya terdapat keterangan baik yang tersirat maupun yang tersurat yang menetapkan aturan-aturan serta petunjuk yang dapat diterapkan pada sendi-sendi kehidupan manusia,&#8221; kata DR Agus Handoko, M.Phill, Ahad (16/3/2025)</p>
<p>&#8220;Al-quran sebagai mukzijat Nabi Muhammad sampai akhir zaman adalah sumber kekuatan yang mampu merubah peradaban dunia, karenanya peran pusat pengkajian dan pengembangan islam menjadi signifikan untuk terus menerus menjadikan kultur membaca tumbuh di tengah-tengah masyarakat,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ustaz Agus berharap peringatan Nuzulul Quran bukan hanya kegiatan seremonial saja, akan tetapi dirinya berharap kegiatan yang digagasnya ini menumbuhkan semangat masyarakat untuk membumikan Al-Quran denga istiqomah membaca dan mengamalkannya.</p>
<p>Sementara itu Kasubdiv Informasi dan Komunikasi PPIJ, Ustaz Paimun Karim mengatakan, dalam rangka mengambil momentum malam istimewa Nuzulul Quran, PPIJ meluncurkan dua produk inovasi yaitu Aplikasi Mobile Takhrij Hadis Durattun Nasihin dengan teknologi Artificial intelligence (AI) dan air minum JIC Water.</p>
<p>&#8220;Mengambil momentum malam Nuzulul Quran ini, kami meluncurkan dua inovasi terbaru dari kami yaitu Aplikasi Mobile Takhrij Hadis Durattun Nasihin dengan teknologi Artificial intelligence (AI) dan air minum kemasan yang kita beri nama JIC Water,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Semoga aplikasi mobile ini bisa mempermudah masyarakat, terutama kaum muslimin dalam menambah khazanah keilmuannya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Peringatan Nuzulul Quran ini menghadirkan Imam Tarawih asal Yaman, Syekh Muhammad Tahbib Abu Khalid dan penceramah KH Muhammad Tamrin, MM (Komisi E DPRD DKI Jakarta). Acara yang berlansung di Gedung Convention Hall Jakarta Islamic Centre ini dibuka dengan rangkaian acara yang di antaranya, Simakan Al-Quran, Khotmil Quran, Musabaqoh Tilawatil Quran Tuna Netra, dan acara ditutup dengan pembagian doorprize kepada jamaah yang hadir.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://islamic-center.or.id/wp-content/uploads/2025/03/nuzulul-quran1-e1742135519785.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Berusia 21 Tahun, Ini Capaian Gemilang Jakarta Islamic Centre</title>
		<link>https://fwjinews.com/berusia-21-tahun-ini-capaian-gemilang-jakarta-islamic-centre/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2024 11:15:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[JABOTABEK]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Islamic Centre]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=80149</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Jakarta Islamic Centre (JIC) atau Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) pada&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Jakarta Islamic Centre (JIC) atau Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) pada tahun 2024 memasuki usia 21 tahun. Banyak capaian yang telah diraih PPIJ dalam kurun waktu dua dasawarsa.</p>
<p>Hal ini diungkap Kepala Pusat PPIJ KH Didi Supandi pada Silaturahmi Tokoh dan Ulama Jakarta yang digelar di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta lantai 22, Selasa (10/12/2024).</p>
<p>&#8220;Tahun 2024 ini menjadi berkah yang luar biasa. PPIJ yang telah berusia 21 tahun, ada beberapa pencapaian yang telah berhasil diperoleh PPIJ,&#8221; ungkap Kiai Didi.</p>
<p>Dari aspek manajemen mutu, JIC telah memperoleh sertifikat ISO 9001: 2015 pada November lalu. Sementara dari aspek kemakmuran masjid, JIC terus meningkatkan kemakmuran masjid dengan melaksanakan beragam kegiatan yang terbagi dalam kegiatan harian, mingguan, bulanan dan tahunan. Bahkan, dalam kegiatan mingguan, JIC pernah melaksanakan khotbah Jumat dengan tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Arab dan Inggris.<br />
.<br />
Aspek riset. PPIJ sukses menerbitkan Jurnal Al Madinah. Menurut Kiai Didi, Al Madinah bermakna peradaban dan keteraturan.</p>
<p>&#8220;Al Madinah Terbit perdana pada Agustus 2024. Fokus kajiannya pembangunan masyarakat perkotaan,&#8221; jelas Kiai Didi.</p>
<p>Aspek perluasan jejaring kerja. PPIJ sukses menjalin kerja sama dengan kalangan perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri. Saat ini ada sekitar sembilan kerja sama yang dimiliki oleh PPIJ. Untuk kerja sama luar negeri meliputi Turki, Maroko, Tunisia, Malaysia.</p>
<p>Aspek ekonomi kreatif. PPIJ telah memiliki produk air mineral kemasan. &#8220;JIC Water kami namakan. Kemudian roti JIC. Juga ada kantin JIC,&#8221; kata Kiai Didi.</p>
<p>Aspek media sosial. PPIJ telah meluaskan dakwah melalui media sosial. yang Seluruh media sosial yang dimiliki PPIJ telah terverifikasi.</p>
<p>&#8220;Baik Tiktok, Instagram, maupun Youtube sudah terverifikasi. Terus kami kembangkan demi penyebaran dakwah,&#8221; tandas Kiai Didi.</p>
<p>Kemudian Perpustakaan PPIJ telah meraih akreditasi A sangat memuaskan dari Perpustakaan Nasional. Pada 23 November yang lalu Perpustakaan PPIJ sukses meraih juara pertama pada lomba perpustakaan masjid seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.</p>
<p>&#8220;Seluruh pencapaian ini merupakan persembahan PPIJ kepada Daerah Khusus Jakarta, menyongsong Jakarta sebagai kota global,&#8221; ungkap Kiai Didi.</p>
<p>Pada kesempatan ini, Kiai Didi juga menyinggung soal revitalisasi kawasan Jakarta Islamic Centre. Menurut Kiai Didi, anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan JIC, jika hanya dilakukan renovasi akan menelan bisa sekitar Rp200 miliar.</p>
<p>Sementara jika dilakukan pembangunan secara utuh dengan desain baru dan perbaikan kawasan diperkirakan menelan Rp426 miliar. Angka yang sebenarnya kecil untuk Pemprov DKI Jakarta yang APBDnya pada 2025 mencapai Rp91 triliun lebih.</p>
<p>Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta melalui Plt Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual (Dikmental) Aceng Zaini menyampaikan apresiasi atas capaian PPIJ selama 21 tahun. &#8220;Atas nama Pemprov DKI Jakarta saya sampaikan apresiasi. Kita ketahui JIC ini dulunya Kramat Tunggak. Tadinya dari tempat yang gelap gulita (prostitusi) tempat yang kotor sekarang tempat yang suci dan bersih,&#8221; kata Aceng dalam sambutannya.</p>
<p>Menurut Aceng, PPIJ adalah mitra kerja Pemprov DKI Jakarta. PPIJ telah banyak berkontribusi dalam pengembangan Islam di Jakarta.</p>
<p>&#8220;PPIJ adalah lembaga keagamaan, mitra kerja Pemprov DKI dalam hal ini Dinas Bintal. Bicara JIC ini bukan hanya kawasan masjid, tetapi peradaban Islam yang ada di Jakarta,&#8221; ujar Aceng.</p>
<p>Banyak prestasi yang telah diraih PPIJ. Terbaru, PPIJ sukses meraih penghargaan perpustakaan masjid terbaik nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.</p>
<p>&#8220;Juga saya ucapkan selamat Ke PPIJ yang telah menjadi juara satu lomba perpustakaan masjid seluruh Indonesia,&#8221; jelas Aceng.</p>
<p>Kemudian, PPIJ telah membantu mensukseskan program Gubernur DKI terkait pemberdayaan kalangan disabilitas dan penanggulangan stunting di DKI Jakarta. PPIJ juga telah menjalin hubungan internasional. Tahun ini PPIJ mendapat kehormatan dengan kerja sama dengan Universitas Qarawiyin Maroko.</p>
<p>&#8220;Gratis untuk belajar di Qarawiyin Maroko. Ini dapat mengangkat citra Jakarta sebagai kota global di kancah dunia internasional. PPIJ menjadi kebanggaan Jakarta,&#8221; ungkap Aceng.*</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://img.inews.co.id/media/1200/files/inews_new/2022/10/19/Jakarta_islamic_center.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>PPIJ Gelar FGD Penguatan Manajemen Zakat di Era Digital</title>
		<link>https://fwjinews.com/ppij-gelar-fgd-penguatan-manajemen-zakat-di-era-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Nov 2023 07:01:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[JABOTABEK]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Islamic Centre]]></category>
		<category><![CDATA[LAZ PPIJ]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Zakat]]></category>
		<category><![CDATA[PPIJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=61219</guid>

					<description><![CDATA[Kiai Edi menjelaskan bahwa hasil pengumpulan zakat yang selama ini dihimpun dan dikelola PPIJ telah dimanfaatkan seluas-luasnya]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Kiai Edi menjelaskan bahwa hasil pengumpulan zakat yang selama ini dihimpun dan dikelola PPIJ telah dimanfaatkan seluas-luasnya</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Dalam rangka penguatan Lembaga Amil Zakat, Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) atau Jakarta Islamic Centre (JIC) menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema Manajemen Zakat dan Pemberdayaan Umat di Era Digital.</p>
<p>Kadiv Sosial Budaya dan Ekonomi Syariah DR. Edi Sukardi mengatakan bahwa pelaksanaan FGD ini dalam rangka menggali ilmu dari lembaga-lembaga pengumpul zakat yang sudah berpengalan.</p>
<p>&#8220;Terus terang saja LAZ kami baru akan dikembangkan lebih luas, karena selama ini kami memang baru menghimpun dari dalam saja, sementara kaum dhuafa cukup banyak di lingkungan PPIJ,&#8221; terangnya di Hotel Mercure Ancol Jakarta Utara, Kamis (30/11/2023).</p>
<p>Kiai Edi menjelaskan bahwa hasil pengumpulan zakat yang selama ini dihimpun dan dikelola PPIJ telah dimanfaatkan seluas-luasnya selain penyantunan yatim dan dhuafa yang rutin dilakukan.</p>
<p>&#8220;Ada pembinaan untuk daur ulang barang-barang bekas, kemudian diadakan pelatihan membuat roti, dan baru saja kami lakukan pelatihan merias yang kami harapkan bisa menjadi bekal buat mereka,&#8221; terangnya.</p>
<p>Kiai Edi berharap dalam kegiatan FGD Manajemen Zakat dan Pemberdayaan Umat di Era Digital ini, LAZ PPIJ dapat lebih berdaya guna untuk kepentingan dakwah dan pemberdayaan kaum dhuafa.</p>
<p>&#8220;Sehingga mereka tidak melulu menjadi mustahik, mereka kedepan harus bisa menjadi muzakki,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu Wakil Kepala Pusat PPIJ DR. KH Didi Supandi mengatakan bahwa yang menjadi landasan FGD pada hari ini adalah bertukar pandangan dan pengalaman yang tujuannya untuk kebaikan keumatan.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudah perserta aktif FGD ini dapat memberikan masukan dan pengalaman-pengalamanya sehingga lebih menguatkan keberadaan ziswaf Islamic Centre,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Bagaimana kita mau menguatkan umat kalau lembaganya tidak lebih power full, maka penguatan kelembagaan menjadi suatu keharusan,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Hadir dalam Focus Group Discussion Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta diantaranya, H. Faisal Qosim, MA (Direktur Pengumpulan Zakat Baznas RI), H. Muhammad Sobirin (Direktur Program Rumah Zakat Indonesia), DR. KH Didi Supandi, MA (Wakil Kepala Pusat PPIJ), Ustadz Herlan Intanpura (Kadiv Takmir PPIJ), Ustadz M. Zein. M.Si (Kadiv Informasi dan Penyiaran PPIJ), Ustadz Sukri Kardjono (Kadiv Umum).*</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://desernews.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231130-WA0025-scaled.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
